Pagi menjelang siang begitu indah binar-binar cahaya mentari ditemani sejuknya angin sepoi-sepoi bertiup dengan lembutnya. Aktifitas setiap saat menanti menyelesaikan kewajiban yang harus dijalani. Disini,,, ditempat dimana aku mencari jati diri yang dipenuhi tantangan hidup. Sudah lama rasanya kutinggalkan kampung halaman jauh dari kedua orangtua. Seperti mentari yang tak dapat disentuh hanya panasnya kurasakan menerpa seluruh tubuh. Aku sangat bersedih ketika mengingat semua kisah yang tak terlupa dari otakku selamanya. Walau aku sering berusaha untuk menghancurkannya dari pikiranku. Jujur aku ingin sekali lepas dari beban itu yang selalu menggangguku. Tetapi yang jadi persoalannya semakin aku melawan tuk membuangnya, semakin kuat pula menyiksaku. Memang tak semudah yang dibayangkan untuk menghilangkannya.
Yang aku heran dan dalam otakku bertanya-tanya " kenapa sudah puluhan tahun berlalu, kisah itu selalu ada dan ada". Aku pergi dari kampung halaman berharap semua hilang begitu saja. Yang selalu membuatku tidak bisa lupa semasa kecilku yang suram. Begitu memperhatinkan jika aku ingat-ingat. Terkadang aku menangis dalam hati ketika mengingat yang sudah berlalu. Ingin kutulis semuanya namun aku takut mengingat dan nantilah aku menceritakannya.
No comments:
Post a Comment