Hai blogger yang ada diseluruh penjuru dunia terutama blogger yang ada diindonesia, sebelum saya menulis artikel ini perkenalkan nama saya maknur hutagalung dari sumut. Saya sekarang tinggal dibandung tepatnya jl.andir-dayeuhkolot. Saya anak ke 3 dari 9 bersaudara, banyak kan.
Hmmm yang saya bahas saat ini yaitu toleransi umat beragama, suku dsb.
Saya tidak tahu harus memulainya tetapi saya berusaha tuk memuat artikel ini dengan lugas dan jelas.
Kenapa saya membuat artikel ini dengan membahas toleransi umat beragama.
Kita lahir dinegara republik indonesia yang beragam budaya, suku, adat istiadat, agama dsb. Negara ini juga merdeka dengan berlandaskan UUD 1945 mengatur melindungi kepercayaan agama yang dianut masing-masing rakyatnya. Berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
Dinegara yang kita cintai ini ada 6 saat ini diakui agama yaitu :
1. Kristen Protestan
2. Islam
3. Khatolik
4. Budha
5. Hindu
6. Khong whucu
Seperti yang sudah kita lihat sekarang ini, toleransi itu sudah mulai pudar. Pudar karena keegoisan kita sendiri yang mementingkan kelompok tertentu. Kita menyaksikan sendiri dimana secara buka-bukaan dimedia sosial, ditelevisi, radio dan dima-mana. Apa itu sengaja ataupun tidak sengaja seakan tabuh dan wajar untuk dipertontonkan. Toleransi memang sudah berdarah daging bagi masyarakat indonesia, namun ada sebagian ingin mengubahnya.
Saya ingin menjelaskan, mungkin kita semua tahu kalau kita hidup dinegeri ini bermacam-macam ras, agama,budaya, adat istiadat, dsb. Banyak diantara kita tidak tahu apa itu artinya toleransi, apalagi mengenai agama.
Toleransi artinya bukan cuma saling menghormati satu sama lain tetapi toleransi yang sebenarnya adalah saling mendukung, saling bergotong royong, tidak mengkriminalisasi, dan lain-lain.
Begiu indahnya jika negeri kita ini damai seperti gambar diatas. Jadi saya berkeinginan mengajak rakyat indonesia bersatu padu menjaga ketenteraman negara yang kita cintai ini. Negara ini maju bukan karna kita harus satu kepercayaan melainkan karena kita bersatu berkenyakinan walaupun kita berbeda-beda tetapi kalau kita bergotong royong memberi distribusi dalam pendapat yang dapat membangun , itulah intinya.
Mencela akan mencelakakan, memaki akan menyakiti, membenci tidak ada arti musuh gampang dicari namun kawan susah didapat. Lawan kita yang sebenarnya ada pada diri sendiri yaitu keegoisan.
Semoga artikel saya ini dapat membantu demi membangun bangsa indonesia ini lebih baik. Mulai saat ini kita mengubah diri kita sendiri dulu baru kita mengurus orang lain. Apalagi tahun 2015 akan habis dan menghadapi 2016 kita harus pribadi baru dengan prilaku sopan, santun sebagaimana yang sudah dicontohkan para pahlawan kita.
Dunia mengenal indonesia karena keramah tamaannya jadi itulah yang harus kita tingkatkan. Terimah kasih untuk semuanya semoga orang membaca artikel ini menjadi sebuah inspirasi.
Hmmm yang saya bahas saat ini yaitu toleransi umat beragama, suku dsb.
Saya tidak tahu harus memulainya tetapi saya berusaha tuk memuat artikel ini dengan lugas dan jelas.
Kenapa saya membuat artikel ini dengan membahas toleransi umat beragama.
Kita lahir dinegara republik indonesia yang beragam budaya, suku, adat istiadat, agama dsb. Negara ini juga merdeka dengan berlandaskan UUD 1945 mengatur melindungi kepercayaan agama yang dianut masing-masing rakyatnya. Berdasarkan Pancasila dan Bhineka Tunggal Ika.
Dinegara yang kita cintai ini ada 6 saat ini diakui agama yaitu :
1. Kristen Protestan
2. Islam
3. Khatolik
4. Budha
5. Hindu
6. Khong whucu
Seperti yang sudah kita lihat sekarang ini, toleransi itu sudah mulai pudar. Pudar karena keegoisan kita sendiri yang mementingkan kelompok tertentu. Kita menyaksikan sendiri dimana secara buka-bukaan dimedia sosial, ditelevisi, radio dan dima-mana. Apa itu sengaja ataupun tidak sengaja seakan tabuh dan wajar untuk dipertontonkan. Toleransi memang sudah berdarah daging bagi masyarakat indonesia, namun ada sebagian ingin mengubahnya.
Saya ingin menjelaskan, mungkin kita semua tahu kalau kita hidup dinegeri ini bermacam-macam ras, agama,budaya, adat istiadat, dsb. Banyak diantara kita tidak tahu apa itu artinya toleransi, apalagi mengenai agama.
Toleransi artinya bukan cuma saling menghormati satu sama lain tetapi toleransi yang sebenarnya adalah saling mendukung, saling bergotong royong, tidak mengkriminalisasi, dan lain-lain.
Begiu indahnya jika negeri kita ini damai seperti gambar diatas. Jadi saya berkeinginan mengajak rakyat indonesia bersatu padu menjaga ketenteraman negara yang kita cintai ini. Negara ini maju bukan karna kita harus satu kepercayaan melainkan karena kita bersatu berkenyakinan walaupun kita berbeda-beda tetapi kalau kita bergotong royong memberi distribusi dalam pendapat yang dapat membangun , itulah intinya.
Mencela akan mencelakakan, memaki akan menyakiti, membenci tidak ada arti musuh gampang dicari namun kawan susah didapat. Lawan kita yang sebenarnya ada pada diri sendiri yaitu keegoisan.
Semoga artikel saya ini dapat membantu demi membangun bangsa indonesia ini lebih baik. Mulai saat ini kita mengubah diri kita sendiri dulu baru kita mengurus orang lain. Apalagi tahun 2015 akan habis dan menghadapi 2016 kita harus pribadi baru dengan prilaku sopan, santun sebagaimana yang sudah dicontohkan para pahlawan kita.
Dunia mengenal indonesia karena keramah tamaannya jadi itulah yang harus kita tingkatkan. Terimah kasih untuk semuanya semoga orang membaca artikel ini menjadi sebuah inspirasi.

No comments:
Post a Comment