Search This Blog

Wednesday, December 16, 2015

ANAK DESA

           Terkadang saya bingung menjalani hidup . Banyak orang yang berkata " hidup itu harus dijalani dengan menikmakmatinya", tetapi ga sedikit juga saya melihat yang sering menasehatiku sering putus asa ketika cobaan datang pada dirinya. Kucoba pergi ketempat indah ,dimana ditempat itu kucoba menenangkan diri, mencari inspirasi  namun sering juga saya tak kala mendapatkannya. Mulai dulu sampai sekarang saya ingiiiiinnnnn sekaliiii ,,,,untuk membahagiakan orang tuaku tapi belum terwujud. Ntah sampai kapan mimpi itu akan terpenuhi sebab aku sangat malu pada diriku sendiri bahwa aku tak berguna.
          ooohh ya perkenalkan nama saya maknur hutagalung , saya berasal dari sumatra utara. Saya berasal dari kota kecil disumut ,nama kotaku sibolga, ya sibolga nauli. Saya lahir dan besar disana, banyak kenangan indah serta pengalanman  pahit maupun senang kudapat disana. Tempat saya berasal dimana tempat itu indah ,asri, damai, nyaman, semuanya deh ada disana tapi sayangnya kurang perhatian dari pemerintah setempat.
         Sedikit saya ingin ceritakan kisah kecil saya yang amat  menyedihkan. Saya bercerita bukan untuk dikasihani tapi agar kita juga belajar dari kisah saya ini. Begini saya itu dari anak petani , ya bisalah dikatakan saya itu anak dari 9 bersaudara. Saudariku perempuan ada 7 laki ada 2, aku dan adekku.
Semasa kecilku  tahun 1990 an bisa dikatakan kurang bahagia dibandingkan  dari sebagian anak seusiaku dulu. Tahun 1990 usiaku kalau ga salah sekitar 4 tahunlah dimana saya merasa sangat suram.
         Saya masih ingat waktu itu ,dimana waktu itu usiaku yang masih kecil sudah bekerja membantu orang tua. Orang tuaku sangat tegas dalam mendidik, ga boleh ada yang dapat melawan. Dulu rumah kami ada ditengah sawah jauh dari pemukiman warga. Jauh dari keramaian setiap malam yang kami dengar suara jangkrik, kodok, dan bermacam2 suara. Sangkin seringnya kami mendengarkan suara seperti itu jadi kami sudah terbiasa dan menganggapnya musik. Kami juga jauh dari tempat sekolah , sekitar 3 km dari rumah. Sebelum berangkat kesekolah kami harus jalan kaki sambil menenteng tas dan sepatu agar tidak kotor sampai sekolah. Sering juga terlambat sampai sekolah, sampaipun kesekolah kaki kami kotor,,, kotooorrr sekali. Kami sering dimarahin guru tapi saya tetap semangat belajar.
          Sebelum saya berangkat sekolah, saya serapan ,,, serapannya itu singkong terkadang kalau ga sempat singkongnya  saya masukin ke dalam tas.
Ntar kalau nyampe sekolah saya memeriksanya buku sata sudah kotor berlumuran singkong.


Bersambung_____
Inilah aku yang sekarang

No comments: